Dari Uap Menjadi Awan
☁️ Dari Uap Menjadi Awan
Hai, Penjelajah Air! 💧
Pada pelajaran sebelumnya, Si Tetes Air telah berubah menjadi uap air dan naik ke udara karena panas matahari. Semakin tinggi ia naik, udara di sekitarnya semakin dingin.
Menurutmu, apa yang terjadi pada uap air ketika bertemu udara yang lebih dingin? 🤔
🖼️ Yuk, Amati!

Perhatikan perjalanan uap air pada gambar. Uap air yang naik ke tempat yang lebih tinggi mengalami pendinginan, lalu berubah menjadi titik-titik air yang sangat kecil.
🔍 Bagaimana Awan Terbentuk?
Perubahan uap air menjadi titik-titik air karena mengalami pendinginan disebut kondensasi atau pengembunan.
Titik-titik air yang sangat kecil kemudian berkumpul dalam jumlah banyak. Kumpulan titik air inilah yang membentuk awan. ☁️
Sederhananya:
Uap Air Naik → Udara Lebih Dingin → Kondensasi → Titik Air → Awan
▶️ Tonton Prosesnya!
Saat menonton, coba perhatikan dua hal berikut:
- Apa yang terjadi pada uap air ketika udara menjadi lebih dingin?
- Bagaimana titik-titik air dapat membentuk awan?
🧠 Hubungkan dengan Kehidupan Sehari-hari
Pernahkah kamu melihat bagian luar gelas berisi air dingin menjadi basah, padahal air di dalam gelas tidak tumpah?
Titik-titik air tersebut muncul karena uap air di udara mengalami pendinginan dan mengembun. Peristiwa ini membantu kita memahami proses kondensasi yang juga terjadi saat awan terbentuk.
🎯 Coba Jawab!
Lengkapi urutan berikut dalam pikiranmu:
Uap air naik → udara menjadi … → terjadi … → terbentuk awan.
Jawaban yang tepat adalah: lebih dingin dan kondensasi.
⭐ Ingat Ini!
Kondensasi adalah perubahan uap air menjadi titik-titik air karena mengalami pendinginan. Titik-titik air yang berkumpul dalam jumlah banyak akan membentuk awan.
💧 Penguapan: air → uap air
☁️ Kondensasi: uap air → titik air → awan
Sekarang Si Tetes Air sudah berada di dalam awan. Namun perjalanannya belum selesai.
Apa yang akan terjadi ketika titik-titik air di dalam awan semakin banyak dan berat? 🌧️
