Ketika Awan Menjadi Hujan
🌧️ Ketika Awan Menjadi Hujan
Hai, Penjelajah Air! 💧
Pada pelajaran sebelumnya, Si Tetes Air sudah berada di dalam awan bersama banyak titik air lainnya.
Semakin lama, titik-titik air di dalam awan saling bertemu dan bergabung.
Menurutmu, apa yang terjadi ketika titik-titik air tersebut menjadi semakin besar dan berat? 🤔
🖼️ Yuk, Amati!

Perhatikan perubahan yang terjadi pada titik-titik air di dalam awan. Awalnya ukurannya sangat kecil, kemudian saling berkumpul hingga menjadi lebih besar dan berat.
Ketika titik air sudah cukup berat, gaya gravitasi menariknya jatuh menuju permukaan bumi sebagai hujan.
🌧️ Bagaimana Hujan Terjadi?
Di dalam awan terdapat banyak titik-titik air kecil. Titik-titik tersebut dapat saling bertemu dan bergabung hingga ukurannya semakin besar.
Ketika sudah terlalu berat untuk tetap berada di awan, titik-titik air jatuh ke bumi.
Proses turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi disebut presipitasi. Di Indonesia, bentuk presipitasi yang paling sering kita temui adalah hujan.
Sederhananya:
☁️ Titik Air Kecil → 💧 Berkumpul → ⚖️ Semakin Besar dan Berat → 🌧️ Hujan
📑 Jelajahi Mini Slide!
Pelajari slide secara berurutan. Setiap slide menunjukkan satu tahap penting:
- Titik air kecil berada di dalam awan.
- Titik-titik air saling bertemu dan berkumpul.
- Titik air menjadi semakin besar dan berat.
- Air jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan.
Saat melihat slide, coba cari jawaban dari pertanyaan berikut:
Mengapa titik-titik air akhirnya jatuh dari awan?
🧠 Hubungkan dengan Kehidupan Sehari-hari
Pernahkah kamu melihat awan menjadi lebih gelap sebelum hujan turun?
Awan seperti itu mengandung banyak titik air. Ketika titik-titik air semakin besar dan berat, sebagian air kemudian jatuh ke permukaan bumi sebagai hujan.
Artinya, hujan merupakan salah satu cara air kembali dari atmosfer ke bumi.
🎯 Coba Jawab!
Manakah urutan yang benar?
A. Hujan → awan → titik air
B. Titik air kecil → berkumpul → semakin besar dan berat → hujan
C. Awan → matahari → uap air
Jawaban yang tepat adalah:
B. Titik air kecil → berkumpul → semakin besar dan berat → hujan ✅
⭐ Ingat Ini!
Hujan terjadi ketika titik-titik air di dalam awan berkumpul, menjadi semakin besar dan berat, kemudian jatuh menuju permukaan bumi.
Proses turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi disebut presipitasi.
☁️ Awan
↓
💧 Titik air berkumpul
↓
⚖️ Semakin besar dan berat
↓
🌧️ Hujan turun
Si Tetes Air akhirnya kembali ke permukaan bumi! 💧🌍
Namun petualangannya belum selesai.
Ke mana air hujan pergi setelah mencapai tanah? 🌱🏞️🌊
